Informasi bagi teman-teman PPI Spanyol

Teman-teman PPI Spanyol sekalian, informasi penting ini alangkah baiknya kita mulai cari tahu dari sekarang. Ini tentang penyetaraan ijazah di Indonesia bagi lulusan luar negeri. Sebagai informasi, apabila kampus dan jurusan belum ada riwayat historis di database DIKTI maka yang bersangkutan harus memiliki dokumen2 penunjang untuk membantu penilaian DIKTI.

Pemerintah bisa menolak penyetaraan ijazah dari perguruan tinggi luar negeri apabila prosedur perkuliahan dinilai tidak sesuai prinsip dan standar pendidikan tinggi di Indonesia. Untuk ijazah yang ditemukan bermasalah, pemerintah juga berhak meninjau kembali proses penyetaraannya sebelum mengambil keputusan membatalkan atau menyatakan sah. Alasannya karena di dalam surat penetapan penyetaraan ijazah dari perguruan tinggi di luar negeri tercantum bahwa ijazah itu bisa ditinjau kembali jika pada suatu saat ditemukan permasalahan yang berisiko meragukan keabsahannya.

Dokumen yang perlukan diantaranya:

  1. Pemohon datang ke Direktorat Pembelajaran, Direktorat Jenderal Pembelajaran dan membawa persyaratan serta memperlihatkan DOKUMEN ASLI beserta FOTOKOPI dokumen sebagai berikut: Ijazah dan Transkrip Asli akan disetarakan. Jika Ijazah dan Transkrip Asli tidak dalam bahasa Inggris, sertakan juga terjemahan dalam bahasa Inggris yang disahkan oleh Kedutaan Besar Negara setempat atau penterjemah tersumpah. Apabila Ijazah dan Transkrip sudah dalam dua(2) bahasa pengesahan oleh Kedutaan Besar Negara setempat atau penerjemah tersumpah tidak diperlukan;
  2. Transkrip nilai (Transcript of Records), academic records, dan (jika ada) diploma supplement selama belajar di luar negeri. Jika transkrip tidak dalam bahasa Inggris harus dilengkapi dengan terjemahan dalam bahasa Inggris.
  3. Katalog/pedoman akademik yang memuat kurikulum pendidikan pada jenjang yang akan disetarakan. Katalog yang tidak berbahasa inggris harus diterjemahkan.
  4. Menunjukkan Pasport dan student visa selama belajar di luar negeri (serta di fotokopi lengkap/seluruh halaman selama masa studi di negara tersebut).
  5. Membawa surat dari KBRI atau kantor Kementerian Pendidikan Negara setempat yang menyatakan bahwa Perguruan Tinggi sudah terakreditasi. (Bagi Pemohon dari Perguruan Tinggi dan Program Studi yang BELUM pernah disetarakan)

Syarat lengkapnya ada disini:

http://ijazahln.ristekdikti.go.id/register/syarat.html

Dengan demikian sebelum kepulangan ada beberapa hal yang harus diperhatikan utamanya point 3, 4 dan 5.

Poin 3: Bawa sertalah brosur, katalog atau pedoman akademik yang berisi kurikulum program studi dan kampus. Terjemahkan dalam bahasa inggris bila tidak dalam bahasa inggris

Poin 4: Pastikan bahwa paspor saudara yang terdahulu masih tersimpan (bila ada pembaharuan) karena akan dimintai bukti baik original maupun FC paspor yang ada visa student nya.

Poin 5: Ini didapatkan dari kantor kementerian pendidikan spanyol yang bisa menyatakan akreditasi jurusan dan kampus. KBRI bisa memberikan surat keterangan apabila dalam berkas permohonan disertai surat dari kantor kementerian pendidikan spanyol. Surat keterangan juga diperkuat dari rektorat univ bersangkutan yang menyatakan bahwa jurusan telah terakreditasi.

Untuk poin 1 dan 2, ijazah dan transkrip harus dalam bahasa inggris, jika tidak terjemahkan di sworn translator.

Maka dari itu penting adanya untuk LAPOR DIRI di KBRI Madrid, karena jejak rekam kita diketahui oleh KBRI.

Satu lagi yang perlu diperhatikan adalah apabila berencana untuk ke negara lain selepas studi, pastikan saudara membuat POLICE CLEARANCE alias SKCK negara ini.

Jangan menganggap remeh hal2 yang demikian, karena biasanya pelajar menangguhkan sampai masalah tiba.