Demi Sepakbola Nasional, Dubes RI Rangkul Real Madrid

Dubes RI Adiyatwidi Adiwoso Asmady telah bertemu dengan General Manager Yayasan Real Madrid Julio Gonzalez Ronco. Diharapkan dalam waktu dekat dapat disampaikan mitra lokal dari Indonesia untuk merealisasikan kerjasama.

“Dalam pertemuan itu Dubes menjajaki kemungkinan Yayasan Real Madrid membantu memberikan pelatihan sepakbola untuk anak-anak Indonesia,” tutur Koordinator Fungsi Pensosbud KBRI Madrid Theodorus Satrio Nugroho kepada detikcom, Senin (20/12/2010).

Menurut Theo, setelah keluar sebagai juara pada Piala Dunia 2010, Spanyol menjadi kiblat sepakbola dunia. Klub Real Madrid dipilih karena merupakan satu dari dua pemasok pemain terbanyak ke timnas Spanyol bersama Barcelona.

Pertemuan Dubes dengan General Manager Yayasan Real Madrid (Funcacion de Real Madrid) itu telah berlangsung pada Selasa (14/12/2010).

Dubes menyampaikan bahwa saat ini sepakbola merupakan cabang olahraga paling populer di Indonesia dan Real Madrid sangat dikenal masyarakat Indonesia, karena setiap pertandingan Liga Spanyol disiarkan langsung di televisi Indonesia.

Dalam tanggapannya, Gonzalez Ronco menjelaskan bahwa Yayasan Real Madrid saat ini telah memiliki sekolah-sekolah sepakbola di lebih dari 20 negara di seluruh dunia dengan 13.500 siswa.

Gonzalez menilai bahwa kondisi di mana sepakbola sangat digemari di Indonesia merupakan awal yang baik untuk kemungkinan Yayasan Real Madrid melakukan kegiatannya di Indonesia.

Diharapkan dalam waktu dekat dapat disampaikan partner lokal dari Indonesia untuk merealisasikan kemungkinan tersebut.

Lebih lanjut Gonzalez mengemukakan bahwa sekolah-sekolah sepakbola di bawah Yayasan Real Madris diutamakan bagi anak tidak mampu secara finansial usia 6–17 tahun, laki dan perempuan.

“Tetapi juga sekolah sepakbola untuk anak cacat agar mereka dapat lebih percaya diri dan bangga akan nilai-nilai solidaritas, kerjasama, disiplin, kerja keras dan menjunjung prestasi maksimal,” ujar Gonzalez.

Menurut Gonzalez, meskipun Yayasan Real Madrid lebih terfokus pada berbagai kegiatan sosial yang tidak untuk mencari keuntungan, namun Yayasan ini dibentuk oleh induknya klub Real Madrid.

“Dengan demikian sistem pelatihan, pelatih dan etos Real Madrid terpancar dari Yayasan Real Madrid,” tandas Gonzalez.

Ditambahkan bahwa selain sekolah reguler, Yayasan Real Madrid juga mempunyai program Summer Camps di mana anak-anak yang berminat dapat berlatih ke sekolah-sekolah Real Madrid di Spanyol selama 1 hingga 2 bulan.

“Semoga melalui kerjasama dengan Yayasan Real Madrid akan lebih banyak pemain sekelas Irfan Bachdim di timnas kita,” demikian Theo.